Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Dinas Kebersihan Sosialisasikan Izin Petak Kuburan

CIPUTAT TIMUR – Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kota Tangerang Selatan menggelar sosialisasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Ijin Penggunaan Petak Makam (IPPM) di Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Senin (18/4). Kegiatan tersebut dalam rangka memberikan pemahaman kepada masyarakat perihal fungsi Tempat Pemakaman Umum (TPU) dan Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU).
Kegiatan berlangsung sejak pukul pukul 09.00 WIB itu disambut antusias oleh sejumlah para undangan yang hadir seperti tokoh masyarakat, pengelola TPU, TPBU dan perwakilan dari kelurahan. “Inti dari kegiatan kali ini adalah menjelaskan kepada masyarakat, terkait dengan fungsi dan peran TPU dan TPBU yang ada di wilayah Kota Tangerang Selatan, karena warga masih banyak belum mengerti tentang perbedaan TPU dan TPBU. TPBU itu makam wakaf, sedangkan TPU milik pemerintah,” ujar Kepala Bidang Pemakaman Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman Kota Tangsel, Ahmad Supriadi.
Dia menyontohkan, ada warga yang hendak memakamkan kerabatnya di tanah wakaf ditolak oleh warga sekitar, lalu bingung dimana harus dimakamkan. Dengan sosialisasi ini para pengelola TPU dan TPBU bisa mensosialisasikan kepada masyakat bahwa pemakaman TPBU tidak bisa digunakan dari masyarakat luar.
Di Kota Tangerang Selatan sendiri terdapat tujuh TPU dan 156 Tempat Pemakaman Bukan Umum. Bagi warga yang kesulitan mendapatkan perizinan terkait dengan penggunaan petak makam bisa langsung menghubungi DKPP.
“Kalau TPBU itu banyak, berdasarkan data yang kami punya total keseluruhan ada 156 dari tanah wakaf masyarakat, sedangkan TPU ada Tujuh yang terletak di Pondok Benda, Jurang Mangu Barat, Jurang Mangu Timur, Jelupang, Serpong dan Babakan. Jadi bagi warga yang tidak mendapatkan izin bisa langsung menghubungi kami,” jelasnya.
Ditemui saat dilokasi kegiatan, pengelola TPBU Peladen di RW 05 RT 05, Pondok Ranji, Endang HL menyambut antusias kegiatan ini. Namun dirinya menyoal belum ada bahasan berkaitan dengan honor penggali kubur TPU antara yang satu dengan yang lain.
“Kegiatan ini cukup bagus, tapi belum maksimal. Terkait dengan honor penggali makam TPU itu tidak sama dengan yang lain, artinya ada perbedaan disini. Lalu kemudian yang kedua berkaitan dengan TPBU yang belum terjamah oleh pemerintah, tentang aturan-aturan dan layanan-layanan pengurus makam. Dengan begitu saya berharap agar TPBU dapat memberikan sumbangsihnya kepada TPBU seperti dalam renovasi pagar makam,” ungkapnya.
Menanggapi peryataan pengelola TPBU Peladen, Kabid Pemakam DKPP Supriadi mengatakan pihaknya hanya bisa memberikan bantuan berupa pinjam pakai.
“Untuk sementara, kalau dia membutuhkan sesuatu kita berikan, tapi sistimnya pinjam pakai. Pinjam pakai itu, misalkan dia membutuhkan alat pemandian jenazah kita berikan tapi sifatnya itu punya pemerintah. Dengan jangka waktu selama ia butuhkan, itu aset pemerintah dan perawatannya ada di pemerintah dia yang bersangkurtann ajukan proposal aja. Pinjam pakai juga tidak sebebas yang masyarakat punya. Karena punya pemerintah ketika ada kerusakan harus ada anggaran dulu untuk bisa dibenahi,” jelasnya.
Ketika TPBU butuh intervensi pembangunan, pihaknya menyarankan untuk membentuk yayasan dengan menggandeng Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) atau berbadan hukum, sehingga bisa mengajukan proposal dan pembangunan bisa dilakukan sesuai dengan keinginan pengelola terkait dengan pembuatan pagar dan konblok.(cr7)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " Dinas Kebersihan Sosialisasikan Izin Petak Kuburan"

Posting Komentar