Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Buruh Duel di Lapangan Futsal

SERPONG – Ribuan buruh di Kota Tangsel bersiap memperingati hari buruh internasional alias MayDay, Minggu (1/5). Beberapa di antaranya bakal ikut berdemonstrasi ke Jakarta sedangkan, sejumlah buruh lainnya bertarung di lapangan futsal.
Aparat kepolisian akan mengamankan aksi buruh di MayDay ini. Polres Tangsel menerjunkan sekitar 300 personel untuk menjaga titik-titik berkumpulnya buruh seperti di Alam Sutera, Ciputat, BSD, dan Pamulang.
Kapolres Tangsel, AKBP Ayi Supardan menegaskan telah memersiapkan pasukannya sebanyak 300 personel guna mengamankan pelaksanaan hari buruh pada Minggu (1/5) nanti. Hal ini dilakukan agar Kota Tangsel tetap aman dan tertib.
“Kami akan mengawal para buruh yang akan berangkat ke Jakarta, mereka menggunakan beberapa bus untuk berdemo merayakan MayDay,” katanya.
Selain mengawal buruh yang akan berkumpul bersama puluhan ribu buruh lainnya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, para personel dari Polres Tangsel itu juga bakal berjaga-jaga di jalan-jalan protokol di Kota Tangsel yang dilewati konvoi.
Ketua Federasi Tekstil Sandang dan Kulit (TSK) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Tangsel, Taufiq Machdum menjelaskan pada peringatan MayDay kali ini para buruh yang tergabung di SPSI ini tak ingin turun ke jalan. Mereka tetap merayakan hari buruh internasional ini dengan kegiatan lainnya yang lebih elegan yakni, bermain futsal.
“Biasanya dengan orasi dan mufakat namun, sekarang kita lakukan olahraga untuk mempererat persaudaraan buruh yang ada di Tangsel,” ungkapnya.
Taufiq menerangkan aksi turun ke jalan atau konvoi kendaraan hanya akan mengganggu kenyamanan masyarakat. “Jalan jadi macet dan tentunya ini mengganggu pengguna jalan,” paparnya.
Turnamen futsal yang akan diikuti ribuan buruh di Kota Tangsel itu digelar di salah satu lapangan futsal di BSD. Total hadiah Rp 30 juta telah disiapkan berikut sepeda motor, televisi, dan barang-barang elektronik lainnya.
“Pertandingan futsal diikuti antara perusahaan yang akan berlangsung dalam sehari,” jelasnya.
Ketua Federasi Kimia Energi dan Pertambangan SPSI Kota Tangsel, Mulyono menjelaskan bahwa perlombaan futsal ini ditujukan untuk menjalin silaturahmi antara pengusaha, pekerja, dan pemerintah atau tripartit. Diharapkan hubungan ketiga komponen ini bisa terus terjaga dengan baik, sehingga semua permasalahan akan dapat diselesaikan tanpa jalan kekerasan.
Kepala Dinas Sosial Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Tangsel, Purnama Wijaya mengatakan pihaknya telah mempersiapkan turnamen futsal bertujuan sebagai menambah keakraban emosional antara buruh dan pihak perusahaan.
“Kita sudah koordinasi dengan temen-temen pengurus Serikat Pekerja (buruh) bahwa MayDay, Tangsel ada kegiatan olahraga yaitu pertandingan futsal,” ungkap Purnama Wijaya.
Sebelumnya, pada Rabu (27/4) lalu, ratusan buruh tekstil sandang dan kulit berdemo di PT Sandratex Unit Rempoa, Kecamatan Ciputat Timur. Aksi ini bagian dari jelang pemanasan sebelum MayDay. Unjuk rasa tersebut dalam rangka menuntut hak kaum pekerja yang dari tahun ke tahun tidak dilaksanakan oleh perusahaan.
Buruh pabrik PT Sandratex, Sunardi (50) mengatakan bahwa semenjak ia bekerja dari 1993 tidak mendapatkan haknya sebagai karyawan. “Selama saya di sini yang kita rasakan kesejahteraannya tidak ada. Gaji pokok harian tidak ada, disamping itu gaji kami juga dicicil yang hariannya. Untuk gaji bulan yang seharusnya ada di tanggal 28 itu selalu mundur sampai tanggal 23 dan 25 bulan depannya lagi,” beber Sunardi.
Para buruh mengaku jika saat ini mereka melayangkan tujuh tuntutan kepada PT Sandratex Unit Rempoa. Yakni terkait dengan kekurangan Upah 2015, lalu BPJS ketenagakerjaan dari Desember 2014 agar segera dibayarkan, upah mingguan yang tertunda selama lima minggu periode pembayaran harus dilunasi, dan lembur rutin yang belum dibayar harus segera dibayar.
Selain itu, mereka menuntut stop pemutusan hubungan kerja, pegawai yang sudah pensiun diberikan hak pensiunnya, dan hapuskan karyawan kontrak untuk menjadi pegawai tetap.(irm/din)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " Buruh Duel di Lapangan Futsal"

Posting Komentar