Breaking News

Loading...

Biro Iklan Lokal Tangerang Selatan

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah & Haji Plus
Memberangkatkan Umroh, Haji Plus, Bersama Sahabat SBL Telp. 0859 6661 4393

Pasang IKlan Disini

Pemerintah Ancam Akan Blokir Aplikasi Uber dan GrabCar

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah memberikan tenggat dua bulan hingga 31 Mei 2016 kepada Uber dan GrabCar untuk mematuhi ketentuan sebagai angkutan umum. Jika sampai batas waktu semua persyaratan tak dipenuhi, taksi berbasis aplikasi daring itu akan diblokir.
 
Salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah mendirikan badan usaha sendiri atau bekerja sama dengan operator atau badan usaha yang mengantongi izin operasi angkutan. Selain itu, armada harus menjalani uji kir untuk menjamin kelayakan demi keselamatan penumpang.
 
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan, Pemerintah tak akan mengatur tarif Uber dan GrabCar, karena keduanya termasuk kategori kendaraan sewa.
 
"Kalau mereka lebih murah, yang punya taksi (konvensional) harus memperbaiki diri," kata Jonan seperti dikutip Media Indonesia, Sabtu (26/3/2016).
 
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara siap menutup layanan aplikasi Uber dan Grab Car jika mitra mereka tak memenuhi persyaratan sebagai alat transportasi publik hingga tenggat yang sudah ditentukan.
 
Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menjelaskan, pihaknya akan mengupayakan pemenuhan persyaratan agar mitranya menjadi alat transportasi publik yang legal.
 
"Kami menghargai dan berkomitmen memenuhi persyaratan dalam jangka waktu yang diberikan Pemerintah. Kami akan membantu mitra kami menyelesaikan seluruh persyaratan secepat mungkin," kata Ridzki.
 
Ridzki menegaskan, Grab hanya sebagai penyedia teknologi aplikasi yang membantu tersedianya layanan. Semua biaya yang dibutuhkan untuk memenuhi persyaratan Pemerintah akan ditanggung koperasi, tempat para mitra bergabung.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pemerintah Ancam Akan Blokir Aplikasi Uber dan GrabCar "

Posting Komentar